Tips Dan trik Cara budidaya Semut Rangrang Penghasil Kroto



Apa kabar teman2 semua ..?semoga kabar baik selalu menyertai anda anda semua..amin!
pada postingan kali ini,berbagirama akan membahas cara berbudidaya atau beternak semut merah atau yg lazim disebut semut rangrang penghasil kroto,yang saat ini sedang ramai- ramainya dilakukan banyak orang
.mulai dari yg coba2 sekedar iseng karena melihat dan ikut ikutan orang,sampai yg berani spekulasi dgn membeli bibit dan membuat kandang penangkaran dengan modal yg besar.

seperti yg dilakukan oleh teman saya.yg membuat sebuah komunitas yg menamakan dirinya SKB (Saung kroto banjarsari)
Semua itu dilakukan karena terus meningkatnya kebutuhan telur semut merah atau yg biasa jg kita sebut semut rangrang penghasil kroto.. dipasaran  saat ini sangat mudah dijual dan juga di karenakan harga krotoyg saat ini cukup lumayan tinggi dan mengggiurkan.berkisar Rp.150.000,- sampai Rp.170.000,-
Berbagai upaya banyak dilakukan orang mulai yg mencoba beternak dgn mengggunakan media hidup seperti pohon sumber rejeki  juga yg menggunakan media bambu yg dipotong2 dan ada jg yg menggunakan media toples plastik (sealware)
namun walaupun demikian menjamur dan semakin banyaknya org yg mencoba peruntungan dengan beternak kroto ,bukannya menjadikan harga kroto dipasaran jd murah tp sebaliknya malah semakin melambung tinggi.
Hal ini dikarenakan dari sekian ratus orang yg berusaha tetapi hanya beberapa gelintir org saja yg berhasil. Kenapa demikian..??dikarenakan kebanyakan orang mencoba beternak hanya sekedar ikut2an ,hanya melihat dan terbawa musim sehingga melahirkan paktor coba2 tanpa bekal dan pengalaman dan pengetahuan yg cukup tentang watak dan perilaku semut merah yg sebenarnya.
Lalu,,apakah begitu sulitnya beternak semut rangrang..?
Jawabannya; bisa iya bisa juga tidak..beternak semut rangrang sebenarnya tidak sulit tapi jg tidak semudah yg kita pikirkan.
Dan untuk itu saya akan berbagi sedikit pengalaman saya dalam beternak kroto yg semua usaha diatas pernah saya lakukan.dan ini adalah pengalaman murni saya selama proses beternak.
 Semula saya berpikir bahwa beternak semut rangrang itu mudah,tetapi setelah saya coba saya dihadapkan pada suatu kenyataan yg tak pernah saya duga sebelumnya..karena semut rangrang itu ternyata lebih  pintar dan punya keberanian lebih dari tentara jepang yg jika terpojok bisa melakukan harakiri.hheeee
 Karena semut rangrang jika terusik dan merasa terancam akan menyerang dan menggigit dan tidak akan mau melepaskan gigitan nya walaupun yg tersisa hanya tinggal kepalanya saja.begitupun jika tempat yg kita sediakan tidak memenuhi kriteria aman,nyaman dan membuat semut betah..maka pasukan semut akan berkeliaran dengan beringas saling berkelahi dengan kawannya saling berkait dan menggantung seperti tali karet gelang kemudian menjatuhkan diri atau menerjunkan diri kedalam air .
 Pada awal beternak saya kira jika kandang atau tempat penangkaran itu tinggi dan dibawahnya sudah dikelilingi air maka semut akan diam dan tidak akan kemana mana  dan sudah bisa untuk diternak atau ditangkar. Tp ternyata tidak semudah itu karena seperti yg saya bilang diatas tadi, jika kandang atau tempat tangkar kita tidak membuat semut merasa nyaman mereka akan berusaha untuk pergi dan kabur dari tempat penangkaran sehingga banyak peternak yang dibuat pusing dan stres sendiri karena ulah semut tangkaran nya..contohnya jika kandang yg kita buat terlalu kecil maka semut akan berbondong2 masuk terjun bebas kedalam air kemudian mati walau kita buat tinggi juga maka semut akan bergerombol dan saling menyambung berkait seperti gantungan kunci atau karet gelang yg diikat dan disambung2 kemudian setelah banyak mereka akn menjatuhkan diri dan berkeliaran kemana2. atau jika ada tempat atau benda yg dekat seperti dinding atau benda lainnnya mereka akan membentuk jembatan hidup untuk membebaskan diri dan kabur ketempat yg lebih nyaman dan cocok menurut mereka.
Dan itu yg membuat banyak para peternak putus asa dan kemudian berhenti karena  menyerah dan merubah kandang ternaknya menjadi kayu bakar untuk memasak nasi..hheee
Juga jika kita kurang telaten dan kurang memperhatikan sekeliling kandang misal tanpa sengaja ada benda yg masuk atau menempel ke area tangkaran maka itu juga akan jadi media alternatif buat semut untuk melarikan diri.


Terus bagaimana cara yg benar dan tepat sehingga kita bisa berhasil dan menjadikan semut yg terkenal galak, nekad dan sangat tidak ramah makluk asing itu bisa jadi sebuah ladang usaha dan penghasilan kita ..??
Marilah kita bahas..pertama kita harus ada niat yg kuat dan sungguh2 karena seperti kta semua tahu,, berhasil atau tidaknya segala bentuk usaha  itu tergantung dari seberapa jauh dan besar ksungguh2an kita dalam memperjuangkannya. Karena sperti pepatah jawa bilang: sopo temen pasti tinemu”manzaada waazzadda (siapa bersungguh2 pasti dia akan mendapatkan).
Syarat Yg kedua: adalah keuletan,ketekunan dan kesabaran..karena beternak semut rangrang berbeda dengan jika kita beternak atau memelihara kambing atau sapi yg badannya besar2, jd mudah kita pantau..tetapi ingat yg kita ternak adalah hewan kecil dan dalam jumlah yg sangat banyak ,sangat tidak ramah ,sangat pemberani dan nekad walaupun semut cenderung  adalah makhluk yg punya sifat dan jiwa sosial sejatikarena selalu hidup dengan berkelompok dan sangat mengutamakan kegotong royongan.tetapi mereka tidak akan pernah bisa dijinakan seperti halnya hewan2 piaraan lain..
Jadi dibutuhkan trik dan cara2 khusus untuk menangani makhluk kecil dalam jumlah besar dan punya keberanian super  ini.
Dan apa yg saya sampaikan dan ceritakan ini murni dari pengalaman saya selama beternak semut rangrang..selama kurang lebih satu bulan saya terus menerus gagal karena semut yg saya beli dan tangkar, jg yg saya ambil dan bawa dari alam bukan nya menghasilkan, tp justru setiap kali saya lihat dan perhatikan jumlahnya semakin sedikit dan hilang karena mati atau kabur ..dua bulan pertama saya mencoba  beternak mulai dari media tumbuhan sumber rejeki ,media bambu yg dipotong2 ,bekas botol air mineral semua itu blm jg ada yg berhasil sampai saya coba2 cari cara dengan mempelajari dan mengumpulkan data2 baik dari internet , melihat ,mendengar ,bertanya dan jg sharing dengan orang2 sesama peternak baik itu yg berhasil ataupun yg gagal.
Sampai saya memutuskan untuk mnggunakan toples sebagai media sarang dan ternyata ada perkembangan yg cukup baik.
kemudian saya pun mencobanya terus mengembangkannya dan alhamdullilah berhasil.
walaupun ada sedikit banyak kendala yg saya temui.namun semua itu masih bisa saya tangani.
Terus,,bagaimana cara membuat sarang atau tempat tangkar dari toples?
Ok..kita mulai untuk membahasnya ..Ada banyak cara tempat penangkaran,tetapi yg jelas kita harus pastikan tempat itu terlindung dari curah hujan dan sorotan matahari langsung ,karena semut tidak tahan panas ataupun kena air itu akan membuat semut bergerombol dan mengalami kematian masal.
Dan semut juga tidak menyukai terlalu banyak keberadaan makhluk asing jadi tidak bisa kita tangkar dicampur dgn ayam diruangan rumah yg sering jadi tempat lalu lalang kita dan keluarga atau dekat tempat yg bising dan hingar bingar..jadi harus ada tempat khusus, yg  walaupun tidak sunyi senyap tetapi tempat itu aman tidak terlalu panas atau kena curahan hujan.
 tidak seperti  tempat yg saya ceritakan diatas. Dan setelah kita menemukan tempat yg cocok, baru kita sediakan dan buat tempat atau kandang untuk kita mulai menangkar atau beternak,jika kita telah memilih dan akan menggunakan toples sebagai media tangkar atau sarang semut pengganti daun yg dibuat semut saat  berada di alam..kita harus pastikan toples itu walau tidak baru tetapi harus bersih tidak ada bekas atau bau minyak apalagi bahan2 alkohol atau kimia jika kita ingin memanfaatkan bahan2 bekas.
Terus kenapa harus toples?? karena menurut pengalaman saya dengan toples kita bisa dengan mudah memantau  perkembangan semut ,melihat hasil telur dan juga akan ada kepuasan batin tersendiri..jika tangkaran kita terlihat berkembang dan berhasil.
 maka kita tinggal mempersiapkan beberapa tahap awal proses peternakan.
Pertama .kita sediakan dan buat meja yg bisa kita buat dari kayu atau bambu dengan permukaan meja kita gunakan bahan dasar triplek dari kayu, bukan GRC atau GIFSUMkayu jauh lebih alami dan disukai semut dibanding bahan seperti GIPSUM atau yg mengandung persenyawaan kimia. Dan Kita boleh menggunakan TRIPLEK bekas boleh jg yang baru tergantung dari dana yg dimiliki.
Tetapi meja itu kita buat tidak seperti meja biasanya yg mempunyai tulang atau rangka berada dibawah dan alas atau permukaan atasnya rata ,tetapi meja yg kita buat harus sebaliknya, tulang atau rangka meja itu harus kita buat mempunyai tulang diatas itu nanti akan berfungsi sebagai sekat dan dibagian bawah harus rata. Kenapa demikian karena jika permukaan bawah seperti meja biasa ,maka itu akan membuat semut malah betah bersarang dan ngumpet dibawah meja saling selip dan bergerombol pada tulang2 meja ,sehingga rangka meja itu akan jadi tempat alternativ semut untuk bersembunyi atau bersarang ,jadi semut bukannya bersarang diatas atau masuk kedalam toples seperti yg kita inginkan. Ini adalah gambar meja khusus untuk beternak semut rangrang. Kemudian di kaki2 meja kita kasih mangkok atau baskom2 kecil yg diisi air gunanya adalah supaya menghalangi semut keluar dari area tangkar atau kandang.
Dan jika dana kita cukup kita bisa membuat pengaman ganda dengan menggunakan paralon yg dibelah dan ditempel disekeliling meja tangkar kemudian kita isi air.

Ada dua cara tangkar, pertama jika kita ingin beternak melalui proses mengambil dan memindahkan langsung dari alam, maka kita harus menyiapkan dua meja ..meja pertama untuk proses pemindahan sarang yg dibuat semut dari daun yg telah kita petik dari alam kemudian kita pindah ke toples, dan meja kedua adalah meja tangkar untuk menaruh toples yg sudah berisi semut yg telah masuk dan bersarang.
namun jika kita mulai beternak dengan membeli bibit yg sudah jadi(sudah bersarang dalam toples) maka satu meja atau rak saja sudah bisa dimulai.
Sebab kita hanya tinggal meletakan saja bibit dalam toples yg sudah kita beli, langsung keatas meja. Dan Kemudian langkah selanjutnya kita hanya tinggal menyediakan air gula pasir dan bangkai hewan2 kecil sebagai makanan dan sumber protein buat semut ternakan kita.
Gambar2
air gula dan makanan yg disukai semut rangrang

beternak semut rangrang dengan mencari dan mengambil langsung melalui bibit dari alam sangat baik kita tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk pembelian bibit.
Namun, pemindahan semut dari alam secara langsung dibutuhkan keuletan dan kerja keras yg cukup lumayan dari mulai mencari sarang dan bibit semut yg memiliki kriteria unggul dan layak dijadikan bibit. (mengenai ciri2 semut yg punya kriteria bibit unggul  nanti kita akan bahas selanjutnya).. karena tidak asal semut bisa kita jadikan bibit ,
kemudian tahap kedua adalah proses pemindahan semut yg berhasil kita dapatkan dari alam kedalam meja untuk dipisahkan dari sarang2nya.selanjutnya menunggu semut masuk kedalam toples dan membuat sarang nya.
Dan ada sedikit tips dari saya untuk menghindari agar kita tidak terlalu banyak menerima serangan dan gigitan semut ,kita bisa menggunakan sarung tangan tetapi saya lebih suka menggunakan tepung terigu atau abu gosok yg kita balur2kan ketangan atau kaki kita dan itu akan menyusahkan semut untuk menempel kebadan kita sehingga setidaknya bisa melindungi atau mengurangi gigitan semut yg menyerang kita
Dan berbeda dengan jika kita membeli bibit semut yg sudah jadi dan sudah bersarang dalam toples,jika meja kita sudah siap ..kita tinggal menaruhnya menyediakan air gula dan asupan makanan sebagai sumber protein bagi semut ,kemudian  memantau perkebangan semut kita .jika mereka sudah betah dan mulai berkembang biak dan bertelur maka kita tinggal memutuskan langkah selanjutnya,apakah kita akan menjual telurnya ataukah kita biarkan dulu dan kita kembang biakan mereka menjadi banyak misal kita punya target semut kita menjadi 100 atau 500 toples baru kita memanen .semua kembali kepada kita sebagai peternak .mungkin itu saja tulisan saya kali ini kurang lebihnya mohon maaf dan akhir kata tidak ada sesuatu didunia ini yg tuhan ciptakan sia2 jika kita tahu bagaimana cara memanfatkannnya maka kita akan mendapat banyak manfaat dan keuntungan walaupun dari binatang sekecil semut sekalipun. Semoga bermanfaat